Perlombaan Kura-kura vs Kelinci

Tentu dari dulu kita sering mendengar cerita ini. Begitu juga saya, sudah hampir bosan dengan cerita yang menjadi dongeng pengantar tidur anak kecil ini. Tapi pernahkah kita sadari makna yang terkandung didalamnya?

Nah sekarang saya mau mencoba mereview kembali cerita ini serta membahas makna-makna yang ada didalamnya. Begini ceritanya:

Di suatu masa di suatu dimensi, kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai siapa yang lebih cepat diantara mereka.

Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat jalurnya. Kelinci melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal jauh di belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat sejenak sebelum lanjut lagi, “Ah, gw istirahat dulu, ntar klo si kura-kura dah deket baru gw lari lagi.”. Kelinci duduk di bawah pohon (gak di atas pohon karena kelinci gak bisa manjat) dan akhirnya tertidur pules.

Kura-kura akhirnya melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan adu lari. Akhirnya kelinci pun terbangun dan menyadari dirinya telah kalah.

Moral: Alon-alon asal kelakon yang akan berjaya

Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi Kegagalan (Root Cause Analysis). Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu percaya diri, ceroboh dan lalai. “Klo kemaren gw ga macem2, ga mungkin gw kalah” pikir kelinci. Ditantangnya lagi si kura-kura, “Hei kura-kura, sini lw… Gw ga terima lw menang kemaren, ayo kita lomba lagi, sekali ini pasti gw yang menang”. Si kura-kura nyante aja ngejawab, “hayyuukk, siapa takut?”

Akhirnya dimulai lomba, dan dari awal lomba kelinci melesat meninggalkan kura-kura dan terus berlari hingga ke garis finish. Beneran juga, kelinci yang menang; Sumpeh dehhhhhhhh.

Moral : Yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yang alon-alon asal kelakon.

Kura-kura panas, dan setelah dipikir-pikir baru nyadar kalau dia ga bakalan bisa ngalahin kelinci dengan kondisi seperti itu. Ditantangnyalah kelinci adu lari lagi ke suatu tempat. “Hei kelinci, ayo kita lomba lagi. Sekarang kita lewat jalan ini ke sana. Berani ga lw?”

Ditantang seperti itu, kelinci langsung mau aja karna dah yakin dia yang bakalan menang, wong kemaren aja dia bisa menang. Lomba dimulai dan dengen kencangnya kelinci berlari meninggalkan kura-kura.

“Yang penting gw jangan setop-setop, pasti gw menang.” pikir kelinci.
Ternyata jalan di depan kelinci terhalang sungai. “Duh, gimana nih gw nyebrangin ni sungai? Gw ga bisa berenang lagi” termenung si kelinci mencari jalan menyeberangi sungai.
Lama termenung, akhirnya kelinci melihat kura-kura dateng dan nyebur berenang di sungai, keluar lagi berjalan pelan menuju garis finish. Terpaku kelinci melihat kemenangan si kura-kura.

Moral : ketahuilah. jikalau punya kemampuan janganlah terlalu sombong,karena kadang keadaan sebenarnya tidak sesuai dengan kemampuan kita.

Ngeliat si kelinci terpaku sedih, kura-kura pun menghampirinya dan bilang, “dah, jangan sedih, besok kita ulangin lagi, tapi kita bareng-bareng.”

Esoknya, lomba dimulai lagi, tapi sekarang kelinci nggendong kura-kura sampe tepi sungai. Kemudian gantian kura-kura menggendong kelinci menyebrangi sungai dilanjutkan kembali kelinci menggendong kura-kura sampe garis finish. Hasilnya mereka berdua lebih cepat sampai di garis finish.

Moral : pinter dan berkemampuan tapi ga bisa kerjasama bakalan percuma karena dengan kerjasama maka kekurangan akan dipenuhi oleh yang lainnya.

Hikmah :
1. yang cepat dan konsisten selalu mengalahkan yang alon-alon asal kelakon.
2. bekerjalah sesuai kemampuanmu.
3. kumpulkan sumber daya dan kerja sebagai tim selalu mengalahkan kelebihan pribadi.
4. jangan menyerah bila gagal.
5. berlombalah dengan situasi, jangan dengan saingan.
6. Perbedaan bukanlah suatu kendala untuk bekerja sama. meskipun ada perbedaan, namun kita tetap bisa saling bekerja sama; dan justru terkadang dengan adanya perbedaan itulah muncul suatu kebaikan / keuntungan bersama.

About these ads

10 Tanggapan

  1. wah.. dongeng kura2 kelinci (bukannya kancil ya?, kelinci kan imut doang tapi bego juga)

    hehe keren pesan2 morallnya

  2. woooogh analogi nya kereeeen

  3. hmmm…dongeng balap kura2 kelinci emang gak ada habisnya dibahas…

    btw, kira2 yang bikin siapa ya?

  4. very inspiring

  5. @sandymc
    hahahahahhh…ketahuan masih kecil tidak pernah didongengin yah…
    makasih ;)

    @chic
    hehehe…. ;)

    @Andre
    pastinya bukan saya. mungkin orangtua saya soalnya mereka yang pertama kali ceritain ke saya :P

    @itikkecil
    thanks. ;)

  6. jaman sekarang gak jamannya lambat asal selamat tapi….
    CEPAT ASAL SELAMAT :D

  7. mulai sekarang saya resmi menjadi KYAI :D

  8. @sluman slumun slamet
    iya kalau bisa cepat dan selamat maka buat maka lambat asal selamat…;)

    @Kyai Slamet
    Huahahahaha…ganti pangkat nih sekarang mas? :D

  9. siip bngtz pesan moRall na…
    thx…

  10. pintarnya kurakura.:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: